Minggu, 24 Maret 2019

andhika alaf gani



Spesial moment
            Momen yang tak terlupakan bagi saya yaitu ketika saya pertama kali seleksi team sepak bola junior di kebumen, ketika itu saya bersama 6 teman saya berngkat dari ungaran ke kebumen,namun kendala bagi saya yaitu biaya ke kebumen saya tidak punya uang, dan saya akhirnya menjual burung kesayangan saya ke teman saya seharga 350 ribu dan saya  gunakan untuk berangkat ke kebumen, saya sampe kebumen pukul 02.00 pagi ketika itu nomer yang dikasih buat menghubungi orang yang akan menjemput saya disana ternyata nomernya sudah tidak aktif,dan saya bersama 6 teman saya memutuskan untuk tidur di depan toko sampe subuh setelah subuh baru orang yang tadi nomernya tidak aktif bisa dihubungin dan langsung dijemput lalu langsung menuju lapangan sepak bola untuk mengikuti seleksi, seleksi dimulai pukul 06.00 sampai dengan pukul 11.00, ketika seleksi  saya sangat antusias dan semangat banyak teman baru yang baik dan orang asli sana ketika itu ada pemain yang seperti menjadi anak emas bagi pelatih dan mengalami benturan dengan saya sampe pemain itu cidera dan saya langsung dimarai oleh pelatih itu, setelah selesai seleksi diumumkan siapa saja yang lolos mengikuti seleksi tersebut dan saya dinyatakan tidak lolos akhirnya saya pulang dengan membawa uang 100.000 buat transport ke ungaran, namun 6 teman saya dinyatakan lolos seleksi tersebut sehingga saya pulang sendiri dari kebumen, saya kecewa namun saya mendapat pengalaman berharga ketika pengorbanan apapun telah dilakukan namun kalau belum rejekinya mau di gimana pun bakalan tidak bisa ,setelah itu saya sempat frustasi dan senpat mempunyai keinginan untuk tidak main bola lagi namun saya ingat cita cita orang tua saya yaitu ingin melihat saya berguna dan bisa di liat atau di dukung orang banyak,
            Setelah 3 tahun kemudian saya mengikuti seleksi di psis u23 ketika itu saya pesimis karena banyaknya peserta yang mengikuti seleksi itu berjalan selama kurang lebih satu minggu saya selama satu minggu itu meninggalkan kuliah saya pada akhirnya sya diterima di psis u23 itu dan mengikuti liga 3 jateng saya sangat senang karena cita cita saya dan orangtua saya bisa tercapai ketika itu saya bertandig pertama kali melawan persik kendal di stadion citarum semarang disana banyak suporter dan saya sangat senang dan antusias itu merupakan pengalaman pertama saya didukung banyak suporter,ketika pertandingan selesai saya tidak percaya kedua orang tua saya dan keluarga saya datang ke lapangan untuk melihat saya karena jarak stadion dari rumah saya sangat jauh setelah itu saya mendapat gaji dan saya buat untuk mentraktir keluarga saya, itu merupakan momen yang tak terlupakan di kehidupan saya, saya percaya ketika ada kemauan dan restu dari orang tua semua bakal bisa terjadi.
Andikha Alafgani

Tidak ada komentar:

Posting Komentar